Rabu, 25 Maret 2009

dialog dengan salafi

Manhaj adalah sekedar bahasa yg berarti jalan ( cara memahami), tentu saja jaman Rosululloh tidak mempermasalahkan jalan karena jalannya masih satu yaitu dibimbing langsung oleh Rosululloh Shalallohualaihi wasallam tapi untuk generasi yg jauh dari jaman Rosul terlalu banyak penyimpangan, semua mengaku berdasarkan alquran dan hadist tapi memahaminya dengan sendiri2, biarpun Syiah jg mengatakan demikian padahal jauh berbeda antara syiah dan islam, nah dari situ kita harus tegas atas jalan siapa kita memahami Alquran dan hadist, disitulah jawabannya atas jalan/ metode salaf/ metode sahabat dalam memahami alquran dan hadist.

*sejatinya saya mulai paham dengan istilah tersebut, cuman
saya kurang setuju dengan istilah manhaj salafi, yang menjadi label..
okelah manhaj salafi itu hanya penamaan, bahwa itu adalah cara yang benar, malah menurut saya, penamaan tersebut, tidak punya standar baku yang jelas soal hadits yang banyak beredar. berarti manhaj salafi itu bukan suatu aliran ataupun kelompok eksklusif. jadi tidak salah jugakan kalau saya tidak mempersoalkan nama manhaj tersebut, mungkin simplenya kita sebut saja, islam rahmatan. no identity/atribut.

Kalau anda mengatakan memahami/ menafsirkan alquran sendiri atau liat tafsir qurais sihab atau sayid qutub misalnya , lebih pandai manakah anda atau qurais sihab atau sayid qutub dengan Abdullah ibnu abbas, tentu kami memilih tafsir Ibnu abbas Rodiallohuanhu, nah disitulah bedanya salafi dan yg lain.
*saya lebih pandai dengan profesor tafsir pak qurais shihab?
arah pembicaraan anda?
tanpa anda sadari, anda sudah membuktikan kepada saya,
bahwa salafi adalah kelompok/aliran…(ekslusifitas anda, nampak lho).
kalau begitu, hebat mana pula anda dengan profesor shihab?
maaf…

Untuk dalil mengikuti salaf sebaiknya anda
baca lagi dengan baik tulisan diatas dan artikel yg lain tentang salaf di situs ini ..
Penampilan adalah suatu ketaatan kepada Allah Subhanahu wata’ala yg tentu saja dapat pahala setidaknya ikut andil dalam menuju muslim yg selamat. setidaknya kita udah bisa menilai bahwa orang yg berpenampilan jenggot dan tidak isbal, dia lebih taat kepada Allah dalam penampilan dari pada yg mencukur jenggot, padahal dia tahu perintah Allah, maka setidaknya dia sudah berdosa/bermaksiat kepada Allah.
Hilangkanlah hawa nafsu anda kemudian baca lagi pelan pelan semua artikel tentang salaf semoga Allah memberi petunjuk kepada anda …
*sudah jelas maksud anda untuk menjadi salaf, saya harus pelihara janggot, dan segala yang nampak diluar itu…
sangat ekslusif, biar nampak berbeda dengan orang yang tidak selamat?
anda bilang memotong jenggot, adalah bermaksiat kepada Allah,..silahkan berikan ayat alqurannya…
saya tidak akan menghilangkan nafsu dari diri saya, karena nafsu bagi saya adalah hidup/keinginan hakiki.
jadi saya antusias untuk mengenal.

Jumat, 01 Agustus 2008

johanes 15:10

ayat alkitab/bible berikut ini, sangat
menegaskan kalau jesus bukanlah tuhan bapa
silahkan lihat johanes 15:

15:10 Kalau kalian menjalankan perintah-perintah-Ku, kalian tetap setia kepada kasih-Ku, sama seperti Aku tetap setia kepada kasih Bapa karena menjalankan perintah-perintah-Nya.

lihat tanda yang di bold,....
jesus tetap setia kepada bapa
sama persis dengan murid jesus yang setia jesus

jesus menyatakan bahwa dia tetap setia kepada bapa
karena menjalankan perintah-perintah_Nya...


esensi yang memberi perintah tentulah bukanlah
yang diperintah...ya to...dan tak perlu harus menjalankan perintah Yiiihaaaa!
demikian pula jika kita berbicara
pencipta, esensi pencipta tentulah bukan ciptaan.

taro kata kaum kristen selalu berkelit bahwa tuhan jesus yang adalah bapa juga
boleh2 saja dengan kemahaannya menjelma/berinkarnasi menjadi manusia
yang menjadi ciptaannya sendiri....

apakah nggak lucu,...
sebagaimana bible diatas,...
jesus menjalankan perintah2 bapa...
so?....itu bapa sapa ya?...
kenapa jesus harus menjalankan perintahnya?
nggak beda banget dengan manusia lainnya yang menjalankan perintahnya.

esensi jesus adalah manusia,
sekaligus pencipta yang dicipta...
nah lho! esensi bapa pada diri jesus dimana?
bukankah bapa adalah yang memerintah..
tapi nggak mungkin di diperintah...oleh sapapun....

selain bisa berkata,
just believe or imani saja,
dan nanti baru dikuasai oleh roh kudus baru bisa ngerti.... Ngikik.. Ngikik.. Ngikik..
coba tanya, kenapa dalam ayat diatas nama roh kudus nggak pernah
dibawa-bawa?...apakah roh kudus hanya pelengkap?

bible genesis 3

bible genesis3

8.Petang itu mereka mendengar TUHAN bapa berjalan di dalam taman, lalu mereka berdua bersembunyi di antara pohon-pohon supaya tidak dilihat oleh TUHAN.
9.Tetapi TUHAN bapa berseru kepada laki-laki itu, "Di manakah engkau?"
10.Laki-laki itu menjawab, "Saya mendengar Engkau di taman; saya takut, jadi saya bersembunyi karena telanjang." 11."Siapa yang mengatakan kepadamu bahwa engkau telanjang?" bapa bertanya. "Apakah engkau makan buah yang Kularang engkau makan itu?"
12.Laki-laki itu menjawab, "Perempuan yang Engkau berikan untuk menemani saya, telah memberi buah itu kepada saya, lalu saya memakannya."
13.TUHAN bapa bertanya kepada perempuan itu, "Mengapa kaulakukan itu?" Jawabnya, "Saya ditipu ular, sehingga saya makan buah itu."
14.Sesudah itu TUHAN bapa berkata kepada ular itu, "Engkau akan dihukum karena perbuatanmu itu; dari segala binatang hanya engkau saja yang harus menanggung kutukan ini: Mulai sekarang engkau akan menjalar dengan perutmu, dan makan debu seumur hidupmu.


kalau, kita mau jujur dengan bunyi ayat diatas
banyak sekali hal yang kita peroleh:
1. tuhan bapa berjalan disore hari/petang berarti disorga ada lagi matahari yang menyengat
2. tuhan bapa berjalan didalam taman,..berarti tuhan bapak punya kaki
dan suara langkahnya kedengaran sama ciptaannya.
3. ciptaan sembunyi dan tidak dilihat oleh tuhan bapa (bapa tidak maha melihat)
4. tuhan bapa bertanya"dimana engkau'? (tuhan bapa tidak maha tau, masih bertanya dimana ciptaannya itu)
5. tuhan bapa tidak melihat kalau ciptaannya itu telanjang.
kecuali memastikan bahwa ciptaannya itu telah memakan buah yang dilarangnya.
6. kutukan ular hanya makan debu seumur hidupnya, (bagaimana mungkin?)


kemana kemahakuasaannya tuhan bapa? Hmmm Hmmm Hmmm